Kegiatan Pameran Museum Festival Paguyuban Pasundan Sinden Titim Fatimah 17 – 20 Juli 2016 Gedung Wisma Karya, Subang.

Pameran Festival Paguyuban Pasundan Sinden Titim Fatimah digelar di gedung Wisma Karya Kota Subang, Jawa Barat. Festival tersebut menyelenggarakan kegiatan pentas seni, pameran museum, kerajinan tangan dan kuliner. Festival pameran museum diselenggarakan untuk memperingati HUT ke-103 Paguyuban Pasundan. Paguyuban Pasundan Cabang Kabupaten Subang menyelenggarakan festival sinden Titim Fatimah tingkat Nasional yang dilaksanakan sejak 17 – 20 Juli 2016 lalu. Pameran museum diikuti oleh 5 museum dari beberapa daerah, diantaranya: Museum UPTD Kabupaten Subang, Museum Konferensi Asia Afrika Bandung, Museum Sri Baduga Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, Museum Sejarah Purbakala Pleret Yogjakarta serta Museum Pendidikan Nasional Universitas Pendidikan Indonesia Bandung.

Museum Pendidikan Nasional UPI Bandung memamerkan benda-benda koleksi mengenai sejarah pendidikan dan tokoh pendidikan Indonesia seperti Rd. Dewi Sartika, Fuad Hassan, Roeslan Abdul Gani dan foto sekolah yang digunakan pada jaman kolonial Belanda, adapula foto bangunan PETA jaman pendidikan Jepang, hingga artefak alat tulis tradisional yaitu sabak dan grip yang terbuat dari batu. Tidak hanya itu, pengunjung bisa mencoba pengalaman menulis diatas sabak menggunakan grip sebagai alat tulis pada masa kependudukan Jepang dan masa kolonial Belanda serta dapat menambah pengetahuan mengenai sejarah media alat tulis pada zaman dahulu. Selain itu pula, pengunjung dapat menambah wisata edukasi mereka dengan berbagai macam informasi yang bisa diperoleh melalui video profil Museum Pendidikan Nasional UPI Bandung, pengunjung juga dapat membawa pulang merchandise menarik yaitu gelang MUPENAS (Museum Pendidikan Nasional) UPI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Post

PODCAST MUPENASPODCAST MUPENAS

Pendidikan sebagai sarana memanusiakan sudah seharusnya menemukan banyak jalan inovatif. Jalan-jalan baru harus segera ditempuh agar tidak larut oleh zaman. Pepatah Sunda mengatakan “tong

RSS
Follow by Email
WhatsApp
× Perlu Bantuan?