Lompat ke konten

TEKANKAN PERAN INOVASI DALAM MENCAPAI SDGs: TIM PENELITI MUSEUM PENDIDIKAN NASIONAL UPI MENGADAKAN FGD PENGEMBANGAN PATEN DAN PATEN SEDERHANA SEBAGAI OUTPUT PENELITIAN DI HOTEL HEMANGINI

Bandung, 3 September 2025. Tim Peneliti Museum Pendidikan Nasional Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Pengembangan Paten dan Paten Sederhana Sebagai Output Penelitian di Hotel Hemangini. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memperkuat hilirisasi penelitian melalui inovasi yang berkelanjutan. Kegiatan ini dihadiri oleh tim peneliti, staff museum, dan narasumber.

Ketua Tim Peneliti Museum Pendidikan Nasional UPI, Prof. Dr. Leli Yulifar, M.Pd. mengatakan bahwa paten dan paten sederhana merupakan salah satu indikator penting dalam mengukur dampak penelitian, khususnya dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs). Inovasi yang lahir dari hasil penelitian diharapkan tidak hanya bermanfaat bagi universitas, tetapi memiliki daya guna yang lebih luas bagi masyarakat.

FGD ini menghadirkan narasumber dari Kepala Divisi Pengembangan Inovasi dan Kekayaan Intelektual Direktorat Inovasi, Hilirisasi, dan Sains Techno Park, Ari Arifin Danuwijaya, S.Pd., M.Ed., Ph.D. Diskusi ini berfokus pada strategi pendaftaran paten dan paten sederhana, pengelolaan hasil riset agar memiliki nilai komersial, serta peluang pencapaian SDGs pada poin 4 (Quality Education) dan poin 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure).

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk membangun kesadaran bahwa pengembangan paten dan paten sederhana tidak hanya sebatas perlindungan hukum, namun juga bagian dari ekosistem inovasi yang mendukung kemandirian bangsa.

Dengan terselenggaranya FGD ini, Tim Peneliti Museum Pendidikan Nasional UPI mendapat pencerahan terkait paten dan paten sederhana. Serta berharap lahir kolaborasi yang lebih luas antara perguruan tinggi, pemerintah, industri, dan masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan mampu mempercepat tercapainya target SDGs melalui hasil penelitian yang inovatif, aplikatif, dan berdaya saing global.