
TENTANG EDUCATIONAL CULTURAL SUSTAINABILITY NETWORK
(ECSN)
Pusat Unggulan IPTEK Perguruan Tinggi
Yang Bergerak Dalam Nomenklatur Jejaring Budaya

Visi Dan Misi
ECSN bertujuan menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan motor penggerak dalam menciptakan solusi bagi tantangan besar yang berkenaan dengan keberlanjutan jejaring budaya dan pendidikan baik lokal, nasional maupun global.
Museum Pendidikan Nasional
Keberadaan Museum Pendidikan Nasional UPI sebagai mitra ECSN dalam melakukan hilirisasi riset, baik berupa layanan akademik maupun komersialisasi produk budaya dan teknologi imersif.

Riset Dan Inovasi
Menghasilkan produk-produk inovatif berbasis budaya dalam konteks pendidikan dengan Tingkat Kesiapan Teknologi (TKT) 6-9.
Jejaring Global
Kolaborasi internasional dengan Monash University, Leiden University, dan Universiti Brunei Darussalam (UBD).
Science Techno Park
Menjadi embrio terbentuknya Science Techno Park (STP) bidang budaya dan pendidikan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.
Inovasi Teknologi Imersif
Mengintegrasikan teknologi Augmented Reality, Virtual Reality, Artificial Intellegence dan Marker Book untuk pelestarian dan edukasi budaya Indonesia

Augmented Reality
Teknologi AR dengan kategori Triggered (Marker-based, Location-based) dan Complex Augmentation untuk pengalaman belajar imersif

Virtual Reality
Teknologi VR untuk menciptakan pengalaman virtual museum dan simulasi sejarah yang mendalam

Artificial Intelligence (AI)
Implementasi AI untuk personalisasi pembelajaran dan analisis pola budaya dalam konteks pendidikan berkelanjutan

Marker Book Technology
Implementasi AI untuk personalisasi pembelajaran dan analisis pola budaya dalam konteks pendidikan berkelanjutan
Digitalisasi Koleksi Museum
Bersama PT. Rumah Media Interaksi (PT. RMI), ECSN telah mengembangkan digitalisasi koleksi museum selama 4 tahun terakhir. Teknologi imersif ini berpotensi mengatasi masalah personalisasi dan relevansi dalam desain museum, memungkinkan pengunjung mendapat pengalaman belajar yang lebih interaktif dan mendalam melalui platform digital dan virtual tour.
Model Kerjasama Triple Helix
Kolaborasi strategis antara Pemerintah, Perguruan Tinggi, dan Industri untuk menciptakan ekosistem inovasi

Pemerintah
Pembuat kebijakan, katalisator, dan afirmasi terselenggaranya kolaborasi dan inovasi dalam pengembangan budaya pendidikan
Universitas Pendidikan Indonesia
Agen inovasi, sumber SDM, dan pelatihan bisnis dengan ekosistem 65.285 mahasiswa, 1.608 dosen, dan 1.500 tendik

Industry
PT. RMI & Yayasan Patali Batik
Praktisi bisnis dan jejaring pasar untuk komersialisasi produk inovatif budaya
Dampak Kolaborasi Triple Helix
Kerjasama 3 pihak ini melahirkan ekosistem baru yang menjadi output dari program ECSN sebagai PUI-PT, menciptakan embrio Science Techno Park (STP) bidang budaya dan pendidikan. STP berbasis kebudayaan menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi lokal dengan menciptakan lapangan kerja baru, menarik investor, dan memperkuat identitas daerah melalui pelibatan seniman, komunitas budaya, dan pelaku usaha kreatif.
Capaian (2021 – 2024)
Produk Unggulan
Film Dokumenter Sejarah
Dokumentasi visual heritage Indonesia dengan teknologi AR untuk pengalaman pembelajaran yang imersif
Aplikasi AR Tokoh Sejarah
Interaksi virtual dengan tokoh-tokoh bersejarah Indonesia menggunakan teknologi Augmented Reality
Batik Digital & Kebaya Nusantara
Digitalisasi motif batik tradisional dan kebaya dengan teknologi AI untuk preservasi budaya
Media Pembelajaran Sejarah
Platform edukasi interaktif berbasis teknologi imersif untuk pembelajaran sejarah kontekstual
Analisis SWOT & Strategi
Analisis kondisi internal dan eksternal ECSN menggunakan metodologi Fit and Gap Analysis

Strengths (Kekuatan)
Pengunaan AV/AR/AI menciptakan pengalaman belajar yang menarik dan imersif, membuat siswa lebih tertarik mempelajari budaya
Meningkatkan kesadaran dan kecintaan terhadap budaya di kalangan generasi muda.
Menyajikan budaya dalam bentuk visual 3D dan interaksi langsung, yang memudahkan pemahaman konsep budaya secara kontekstual
Dapat diakses melalui smartphone atau tablet, memudahkan penggunaan di berbagai lingkungan belajar
Selaras dengan pendekatan pembelajaran berbasis proyek dan eksploratif yang ditekankan dalam Kurikulum deep learning

Weaknesses (Kelemahan)
Tidak semua institusi pendidikan atau peserta didik yang mendukung teknologi imersif (smartphone terkini, dan internet yang stabil)
Pendidikan dan peserta didik mungkin memerlukan pelatihan tambahan untuk memahami penggunaan teknologi AR.
Proses pembuatan konten AR berbasis budaya cukup mahal (model 3D, pemrograman, desain interaktif)
Risiko penyajian budaya yang tidak akurat atau menyinggung jika tidak melibatkan ahli budaya lokal

Opportunities (Peluang)
Tren digitalisasi pendidikan dan minat pada pelestarian membuka peluang kerja sama dengan intansi pendidikan.
Bisa menjalin kemitraan dengan budayawan, seniman, dan museum untuk memperkarya konten.
Minat terhadap media pembelajaran interaktif dan lokalitas meningkat baik dalam negeri maupun luar negeri (edutourism)
Produk bisa dikembangkan menjadi aplikasi edukasi global, Promosi Budaya Indonesia ke dunia.

Threats (Ancaman)
Banyak produk edukasi berbasis AR dari luar negeri yang lebih matang dan sumber daya lebih besar
Penggunaan aplikasi digital melibatkan data pengguna harus dijaga dengan ketat
Jika insfrastruktur tidak memadai (akses internet, listrik) produk tidak dapat digunakan secara optimal.
Pendidik/Peserta didik di daerah tertentu masih memiliki tingkat literasi digital yang rendah
Menuju Leading Sector Budaya Pendidikan
ECSN sebagai PUI-PT diharapkan menjadi leading sector dalam kemajuan budaya pendidikan dengan memenuhi 4 aspek utama:

Infrastruktur Teknologi Memadai
Pusat unggulan budaya pendidikan memiliki infrastruktur
teknologi yang memadai untuk mendukung penelitian dan pengembangan budaya pendidikan
Budaya Riset Perguruan Tinggi
Budaya riset perguruan tinggi yang mampu menghasilkan berbagai produk inovasi dan dapat dihilirisasi serta dikomersialisasi

SDM Kompeten & Ahli
Pusat unggulan budaya pendidikan memiliki sumber daya
manusia yang kompeten dan ahli di bidang budaya pendidikan dan teknologi

Kerjasama Kuat dengan Industri
Pusat unggulan budaya pendidikan memiliki kerja sama yang kuat dengan industri terkait budaya pendidikan.