Lompat ke konten

MUSEUM PENDIDIKAN NASIONAL UPI DAN SMP PRIMA CENDEKIA ISLAMI RESMI TEKEN MOU KERJA SAMA BIDANG EDUKASI

Bandung, 12 Januari 2026 – Museum Pendidikan Nasional Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) secara resmi menjalin kerja sama dengan SMP Prima Cendekia Islami melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di bidang edukasi. Penandatanganan MoU ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara institusi Pendidikan dan museum sebagi sumber pembelajaran kontekstual.

Kerja sama ini bertujuan untuk mendukung pengembangan pembelajaran. Khususnya dengan memperkaya wawasan siswa terhadap sejarah. Melalui MoU tersebut, Museum Pendidikan Nasional UPI dan SMP Prima Cendekia Islami sepakat untuk berkolaborasi dalam berbagai program edukatif seperti kunjungan belajar, pemanfaatan museum sebagai laboratorium pembelajaran, dan lain sebagainya.

Selain itu, Museum Pendidikan Nasional dan SMP Prima Cendekia Islami juga akan berkolaborasi dengan Project Glitch dari Belanda. Project Glitch adalah program pendidikan yang menghubungkan siswa Indonesia dan Belanda, mendorong kewarganegaraan global aktif di dunia yang saling terhubung.

Kepala Museum Pendidikan Nasional, Prof. Dr. Leli Yulifar, M.Pd. menyampaikan bahwa kerja sama ini sejalan dengan komitmen museum sebagai pusat edukasi dan literasi publik. Selain itu, kolaborasi ini akan dilaksanakan bersama Project Glitch di Belanda melalui program Sister School dimana siswa akan diajak untuk belajar di negara lain dengan sistem pembelajaran jarak jauh. Kolaborasi ini akan membuka wawasan siswa baik dari Indonesia maupun Belanda terkait dengan pertukaran budaya dan sejarah kedua negara tersebut.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMP Prima Cendekia Islami, Beny Saputro, M.Pd. menyambut baik terjalinnya kerja sama ini. Dengan adanya kerja sama ini diharapkan akan meningkatkan mutu pendidikan berskala internasional. Selain itu, juga dapat bertukar informasi terkait sistem pendidikan yang ada di Belanda maupun di Indonesia, sehingga yang baiknya bisa diadopsi dan diterapkan di Indonesia.

Penandatanganan MoU ini menandai awal dari berbagai program kolaboratif yang akan dilaksanakan secara berkelanjutan, sebagai bentuk komitmen kedua belah pihak dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan pembelajaran yang inovatif.

Penandatanganan MoU ini menandai awal dari berbagai program kolaboratif yang akan dilaksanakan secara berkelanjutan, sebagai bentuk komitmen kedua belah pihak dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan pembelajaran yang inovatif.