
Bandung, 23 Oktober 2026 — Kepala Museum Pendidikan Nasional Universitas Pendidikan Indonesia (Museum Diknas UPI), Prof. Dr. Leli Yulifar, M.Pd. menghadiri kegiatan Verifikasi Kelayakan (VK) Program Hilirisasi Riset Strategis Skema Sinergi sebagai bagian dari upaya mendorong pengembangan dan implementasi hasil penelitian agar dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Kegiatan verifikasi kelayakan ini menjadi salah satu tahapan penting dalam memastikan kesiapan hasil riset untuk dikembangkan lebih lanjut. Melalui proses tersebut, aspek kelayakan, potensi implementasi, serta peluang pemanfaatan hasil penelitian menjadi bagian yang perlu diperhatikan dalam mendukung keberlanjutan inovasi.
Kehadiran Kepala Museum Diknas UPI, Prof. Dr. Leli Yulifar, M.Pd. mencerminkan dukungan institusi terhadap penguatan ekosistem riset dan inovasi, khususnya dalam menghubungkan hasil penelitian dengan kebutuhan nyata di lapangan. Bagi museum, hilirisasi riset memiliki peran strategis dalam mendorong pemanfaatan pengetahuan, pengembangan layanan edukasi, serta transformasi pengelolaan museum yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Sejalan dengan upaya pengembangan inovasi di lingkungan Museum Diknas UPI, hilirisasi riset juga membuka peluang bagi hasil penelitian untuk diterapkan dalam pengembangan produk dan layanan museum. Pemanfaatan teknologi digital, misalnya, dapat menjadi salah satu pendekatan untuk memperluas akses terhadap koleksi, memperkaya pengalaman pengunjung, serta menghadirkan pembelajaran sejarah yang lebih interaktif.
Melalui partisipasi dalam kegiatan ini, Museum Diknas UPI menegaskan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi, peneliti, dan mitra implementasi dalam mendorong hasil riset agar tidak berhenti pada tahap penelitian, tetapi dapat dikembangkan menjadi inovasi yang aplikatif dan berkelanjutan.
Ke depan, dukungan terhadap program hilirisasi riset strategis diharapkan dapat memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam menghasilkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Bagi Museum Diknas UPI, langkah ini juga menjadi bagian dari komitmen untuk terus mengembangkan museum sebagai ruang edukasi, pelestarian sejarah pendidikan, dan pemanfaatan inovasi berbasis penelitian.