
Bandung, 17 Juni 2026 – Aroma bumbu yang menggugah selera berpadu dengan semangat kompetisi mewarnai pelaksanaan Lomba Memasak Nasi Goreng dalam rangka Festival Edu Heritage 2026 yang diselenggarakan oleh Museum Pendidikan Nasional. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda yang paling menarik perhatian pengunjung karena menghadirkan perpaduan antara kreativitas kuliner, kebersamaan, dan kecintaan terhadap kekayaan cita rasa Nusantara.
Mengusung tema “Nasi Goreng Nusantara”, para peserta ditantang untuk menghadirkan kreasi nasi goreng terbaik dengan ciri khas dan inovasi masing-masing. Beragam bahan, rempah, hingga teknik penyajian ditampilkan peserta untuk memikat perhatian dewan juri. Hasilnya, setiap hidangan tidak hanya menawarkan rasa yang lezat, tetapi juga memiliki cerita dan keunikan tersendiri.
Suasana lomba berlangsung meriah sejak awal. Para peserta tampak antusias menyiapkan bahan, meracik bumbu, hingga menyajikan hidangan terbaik mereka. Sesekali terdengar sorak dukungan dari keluarga, rekan, maupun pengunjung yang ikut menyaksikan jalannya kompetisi. Kehangatan suasana tersebut menjadikan lomba bukan sekadar ajang adu kemampuan memasak, melainkan juga ruang silaturahmi dan berbagi pengalaman.
Dewan juri menilai setiap karya berdasarkan cita rasa, kreativitas, teknik pengolahan, kebersihan, serta estetika penyajian. Penilaian yang ketat membuat persaingan berlangsung menarik, karena setiap peserta berusaha menampilkan karakter nasi goreng yang berbeda dan berkesan.
Ketua penyelenggara, Prof. Dr. Leli Yulifar, M.Pd. menyampaikan bahwa lomba ini dihadirkan sebagai bagian dari upaya mengenalkan dan melestarikan kekayaan kuliner Indonesia melalui cara yang menyenangkan dan partisipatif. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk mendorong kreativitas masyarakat dalam mengembangkan makanan khas yang telah menjadi bagian dari identitas bangsa.
Sebagai festival yang menggabungkan unsur pendidikan, budaya, sejarah, dan kreativitas, Festival Edu Heritage 2026 menghadirkan beragam kegiatan menarik bagi masyarakat. Kehadiran Lomba Memasak Nasi Goreng menjadi bukti bahwa warisan budaya tidak hanya dapat dikenali melalui artefak dan sejarah, tetapi juga melalui kuliner yang hidup dan terus berkembang di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Festival Edu Heritage 2026 tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memperkuat apresiasi terhadap kekayaan budaya Indonesia. Dari sepiring nasi goreng, peserta dan pengunjung diajak untuk merayakan keberagaman rasa, kreativitas, serta semangat kebersamaan yang menjadi bagian penting dari warisan bangsa.