
Bandung, 14 Agustus 2025. Museum Pendidikan Nasional Universitas Pendidikan Indonesia menjadi destinasi Istimewa bagi para juara UKS Final Champions 2025, sebuah ajang yang digagas oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menegah bersama Fakultas Kedokteran Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) . Dalam kunjungan yang penuh semangat, para siswa tidak hanya menikmati kekayaan koleksi museum, tetapi juga mendapatkan pengalaman edukatif yang memperkaya wawasan mereka tentang sejarah pendidikan di Indonesia dari masa ke masa.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari Museum Pendidikan Nasional yang dipimpin oleh Kepala Museum, Prof. Dr. Leli Yulifar, M.Pd. Para siswa dan pendamping kemudian diajak untuk menoton film bersama kisah bupati Jawa Barat ”R.A.A. Martanagara Sang Pembaharu” dan film D.W. Berretty (pendiri Vila Isola) ”Bisnis, Asmara, dan Isola”. Setelah itu, Tim Edukator Museum Diknas UPI mendemonstrasikan audio book kisah bupati Jawa Barat R.A.A. Martanagara dan P.A.A Soeria Atmadja. Setelah itu, para siswa diajak untuk berkeliling menyusuri empat lantai ruang pamer museum, dimulai dari sejarah pendidikan masa praksara hingga sejarah UPI.
Tidak hanya melihat dan mendengarkan penjelasan, para siswa juga diajak bermain sambil belajar melalui kuis tentang tokoh dan peristiwa penting dalam sejarah pendidikan di Indonesia, dan ice breaking. suasana hangat dan ceria pun terasa, menunjukan bahwa mereka sangat senang berkunjung ke Museum Diknas UPI.

“Seru banget banget berkunjung ke Museum Pendidikan Nasional. Saya jadi tahu tentang sejarah pendidikan dan tokoh-tokohnya di Indonesia.” ujar Malik, salah satu siswa pemenang UKS Final Champions 2025.
Perwakilan guru pendamping menyampaikan apresiasi atas penyambutan dan program edukatif yang diberikan. Menurutnya, pengalaman ini memberikan motivasi baru bagi siswa untuk terus berprestasi sekaligus menghargai perjalanan panjang dunia pendidikan di Indonesia.
Kepala Museum Pendidikan Nasional UPI, Prof. Dr. Leli Yulifar, M.Pd. mengungkapkan kebanggaannya dapat menjadi bagian dari rangkaian kegiatan UKS Final Champions 2025. “Kami berharap kunjungan ini dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap sejarah pendidikan sekaligus menanamkan nilai-nilai positif yang akan bermanfaat bagi masa depan mereka,” ujarnya.
Dengan perpaduan unsur edukasi dan rekreasi, kunjungan ini menjadi bukti bahwa belajar dapat dilakukan dengan cara yang menyenangkan, inspiratif, dan bermakna — terutama bagi generasi muda yang kelak akan menjadi pelaku sejarah berikutnya.