
Bandung, 28-29 November 2025. Kepala Museum Pendidikan Nasional UPI, Prof. Dr. Leli Yulifar, M.Pd. turut berperan aktif sebagai pemakalah dalam ASJI Annual International Symposium & Seminar on Japanese Studies in Indonesia yang diselenggarakan oleh The Association of Japanese Studies in Indonesia (ASJI) bekerja sama dengan Program Studi Sastra Jepang Fakultas Ilmu Budaya Universitas Komputer Indonesia dan didukung oleh The Japan Foundation.
Dalam paparannya, Kepala Museum Pendidikan Nasional UPI membawakan makalah berjudul ”Rancang Bangun Sistem Museum Berbasis Augmented Reality”. Makalah tersebut mengulas perkembangan pendidikan masa pendudukan Jepang di Indonesia yang termuat dalam koleksi Museum Pendidikan Nasional UPI kemudian koleksi tersebut dikembangkan kedalam bentuk digital dengan menggunakan teknologi Augmented Reality. Ia menekankan pentingnya museum sebagai pusat literasi budaya dan sejarah, serta perannya dalam memperkuat pemahaman lintas budaya antara Indonesia dan Jepang.

Partisipasi ini menjadi wujud komitmen Museum Pendidikan Nasional UPI dalam memperluas jejaring akademik internasional sekaligus memperkaya perspektif keilmuan mengenai kajian Asia Timur, khususnya Jepang. Selain itu, keterlibatan ini menjadi bukti nyata kontribusi UPI dalam pengembangan kajian sejarah, pendidikan, dan museum di tingkat internasional, serta sekaligus memperkuat peran Educational Cultural Sustainability Network – Pusat Unggulan Universitas (ECSN PUU) dan History, Society, and Museum Research Group (HSM-GR UPI).
Kegiatan ASJI Annual International Symposium & Seminar on Japanese Studies in Indonesia tahun ini juga menjadi ajang kolaborasi bagi para pemangku kepentingan untuk mendiskusikan isu-isu kontemporer terkait budaya, pendidikan, sosial, hingga diplomasi. Museum Pendidikan Nasional UPI berharap keterlibatan dalam forum internasional ini dapat membuka peluang kerja sama riset, pertukaran pengetahuan, dan program edukasi lintas budaya di masa mendatang.