
Bandung, 9 Oktober 2025 – Arsip Nasional Belanda mengajak Museum Pendidikan Nasional Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dan Pusat Unggulan Educational Cultural Sustainability Network (ECSN) untuk menjalin kerjasama dalam bidang riset dan pengetahuan mengenai sejarah serta sistem pendidikan di Indonesia dan Belanda. Tujuan dari kolaborasi lintas negara ini adalah untuk memperkaya kajian sejarah pendidikan di Indonesia dan Belanda serta sistem pendidikan yang berlaku dikedua negara tersebut.
Kerja sama tersebut diinisiasi dalam rangka mempererat hubungan budaya dan akademik antara Indonesia dan Belanda, khususnya dalam bidang pendidikan. Melalui kolaborasi ini, kedua institusi berencana melakukan penelitian bersama di sekolah-sekolah yang akan dijadikan tempat penelitian.
Kepala Museum Pendidikan Nasional, Prof. Dr. Leli Yulifar, M.Pd. menyambut baik ajakan tersebut. Ia menilai kolaborasi ini menjadi langkah penting untuk memperluas wawasan sejarah pendidikan Indonesia dan Belanda. “Kerja sama ini bukan hanya memperkuat riset akademik, tetapi juga membuka peluang untuk edukasi publik yang lebih luas mengenai perjalanan pendidikan di Indonesia dan Belanda,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan dari Arsip Nasional Belanda, Hans Van Den Akeer menyatakan komitmennya untuk mendukung kegiatan. Menurutnya, kolaborasi dengan lembaga pendidikan di Indonesia dapat memperkaya perspektif sejarah dan memperkuat hubungan antarbangsa melalui pengetahuan.
Kunjungan Hans Van Den Akeer ke Museum Pendidikan Nasional UPI ini diawali dengan menonton film hasil riset Prof. Dr. Leli Yulifar, M.Pd. dan tim, kemudian dilanjutkan dengan berkeliling museum seraya berdiskusi mengenai perbedaan pendidikan di Indonesia dan Belanda.
Rencana kolaborasi riset ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat diplomasi kebudayaan melalui riset dan edukasi.