Lompat ke konten

MENUJU PRODUK SIAP IMPLEMENTASI, TIM PENELITIAN MUSEUM DIKNAS UPI GELAR UJI COBA PRODUK SERIAL D.W. BERRETTY DI MUSEUM PENERANGAN

Jakarta, 23 September 2026 – Museum Pendidikan Nasional Universitas Pendidikan Indonesia melaksanakan kegiatan uji coba produk di Museum Penerangan sebagai bagian dari tahapan pengembangan dan penyempurnaan produk inovasi permuseuman. Kegiatan ini menjadi langkah penting untuk memastikan produk yang dikembangkan dapat diterapkan secara optimal sesuai dengan kebutuhan publik dan karakteristik pengelolaan museum.

Kedatangan tim riset Museum Diknas UPI di Museum Penerangan disambut oleh Kepala Museum Penerangan, Rizki Andono Prakoso. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan uji coba sekaligus membuka ruang diskusi mengenai penerapan dan pengembangan inovasi di lingkungan permuseuman

Kegiatan uji coba merupakan bagian dari proses hilirisasi hasil riset yang diarahkan untuk menghasilkan produk yang tidak hanya memiliki nilai inovasi, tetapi juga dapat memberikan manfaat nyata bagi pengelola dan pengunjung museum. Melalui uji coba secara langsung di lingkungan museum, tim peneliti dapat memperoleh masukan dan melakukan evaluasi terhadap berbagai aspek produk sebelum memasuki tahap implementasi lebih lanjut.

Riset ini diketuai oleh Prof. Dr. Leli Yulifar, M.Pd., dengan anggota tim yang terdiri atas Prof. Dr. Dadan Wildan, M.Hum.; Dr. Budi Supriatono Purnomo, S.E., MM., M.Si., CAP., CFP.; Prof. Dr. Hj. Isma Widiaty, M.Pd.; Dr. Fitri Rahmafitria, S.P., M.Si.; Nurdiani Fathiraini, M.A.; Billy Ardiansyah; Billy Mohammad Sobirin, S.S.; serta Maulana Noor Fajri Al Hajar, M.Pd.

Dalam pelaksanaannya, Museum Penerangan menjadi salah satu lokasi uji coba untuk melihat penerapan produk dalam konteks lingkungan permuseuman secara langsung. Pemilihan lokasi tersebut diharapkan dapat memberikan perspektif dan masukan yang beragam terkait aspek penggunaan, alur penerapan, kemudahan operasional, serta kesesuaian produk dengan kebutuhan pengguna.

Proses uji coba juga menjadi ruang bagi tim peneliti untuk mengidentifikasi berbagai kelebihan maupun aspek yang masih perlu disempurnakan. Hasil pengamatan dan masukan yang diperoleh selama kegiatan selanjutnya menjadi bahan evaluasi dalam penyempurnaan produk, baik dari sisi teknis, fungsional, maupun pengalaman pengguna.

Pengembangan produk melalui riset ini mencerminkan komitmen Museum Diknas UPI dalam mendorong hilirisasi hasil penelitian agar dapat memberikan dampak nyata bagi pengembangan permuseuman. Riset tidak berhenti pada tahap konseptual, tetapi dilanjutkan melalui proses pengujian dan evaluasi untuk memastikan produk memiliki kesiapan sebelum diimplementasikan secara lebih luas.

Melalui kegiatan uji coba di Museum Penerangan, Museum Diknas UPI terus mendorong terciptanya inovasi yang responsif terhadap kebutuhan museum dan pengunjung. Tahapan ini diharapkan dapat menghasilkan produk yang semakin matang, aplikatif, dan relevan dalam mendukung transformasi layanan serta pengelolaan museum di era digital.

Dengan demikian, uji coba produk menjadi bagian penting dalam perjalanan dari riset menuju produk siap implementasi, sekaligus memperkuat peran Museum Diknas UPI sebagai ruang pengembangan inovasi, pembelajaran, dan pemanfaatan hasil riset di bidang permuseuman.