
Bandung, 20 April 2025. Program Studi Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia bekerjasama dengan PEBKI.ID. Patali Batik & Kebaya, Batik Heritage Center UPI dan Museum Pendidikan Nasional mengadakan kegiatan Workshop Batik bagi Mahasiswa Hiroshima University (Jepang) dan Hankuk University of Foreign Studies (Korea Selatan) di Teater Kerang Museum Pendidikan Nasional UPI.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan batik kepada mahasiswa dan dosen asing sebagai hasil karya leluhur bangsa Indonesia. Acara ini dihadiri oleh Prof. Dr. Isma Widiaty, M.Pd.(Ketua Program Studi Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Sekolah Pascasarjana UPI), Prof. Dr. Leli Yulifar, M.Pd. (Kepala Museum Pendidikan Nasional UPI) dan dua orang dosen asing. Peserta dalam acara ini berjumlah 20 orang, 16 orang mahasiswa dari Hiroshima University dan 4 orang dari Hankuk University of Foreign Studies.
Berdasarkan wawancara dengan salah satu mahasiswa dari Hiroshima University, Masahiro Yamane menuturkan rasa terima kasih telah diadakan kegiatan ini. Dengan kegiatan ini, beliau menjadi tahu apa itu batik dan bagaimana cara membuat batik. Selain itu, beliau juga mengatakan bahwa bagian tersulit saat membatik adalah bagian menggambar batik karena memerlukan konsentrasi yang tinggi untuk menuangkan cairan malam ke kain berwarna putih.
Untuk kedepannya batik Indonesia, khususnya batik Isola bisa lebih dikenal di Dunia akan keindahan motif-motif beserta maknanya.



