KONSOLIDASI PADA KOLEKSI MANUSCRIPT DALUANG

      Konservasi merupakan suatu tindakan yang dilakukan oleh konservator dalam upaya pelestarian benda-benda yang memiliki nilai sejarah yang dimiliki Mupenas UPI, pada kesempatan kali ini kami akan membahas penanganan interpentive jenis konsolidasi (penguatan struktur)  pada koleki manuscript daluang. Jepang memiliki ketas tradisional wasi, Mesir memiliki Papyrus dan Indonesia pun memiliki kertas tradisional daluang yang harus dilestarikan keberadaanya beserta proses pembuatannya yang menjadi warisan budaya Indonesia.

Prinsip penanganan konservasi

  1. PP 66
  2. UUD NO 11 Tahun 2010 tentang pelestarian benda cagar budaya
  3. Prinsip teknis (workmanship authenticity,material authenticity,design authenticity)
  4. Standar Operasional Prosedur konservasi Mupenas UPI
  5. ICOM code ethic of Museum

 alat dan bahan yang digunakan untuk konservasi :          

  1. Environment meter krisbow
  2. PH Indicator
  3. Magnetic stirrer
  4. Scalpel
  5. Gelas kimia
  6. Kulit kayu
  7. Gohsenol
  8. Alcohol
  9. Aqua destilasi

 Metode Penanganan

  1. Siapkan alat dan bahan yang diperlukan
  2. Lakukan pengamatan dan pengukuran secara menyeluruh terhadap koleksi yang akan ditangani
  3. Angkat debu dengan kapas pada seluruh bagian koleksi
  4. Siapkan larutan penguat struktur
  5. Lakukan proses penguatan struktur pada seluruh bagian koleksi
  6. Biarkan kering secara alami

Penulis 

Rafi Fauzia Hakim

Default image
historism
Articles: 99
× Perlu Bantuan?