Restorasi Koleksi Museum

Kontributor artikel : Raafi Fauzia Hakim
Sahabat Museum, agar koleksi-koleksi yang dipajang di ruang pamer maupun di dalam storage tetap dalam kondisi terawat biasanya bagian konservasi museum melakukan berbagai macam prosedur untuk perawatan. Salah satu caranya adalah melakukan restorasi koleksi. Apa itu restorasi koleksi?

Berpedoman pada prinsip teknis konservasi :

1. Material authenticity

2. Workmanship authenticity

3. Desain authenticity

Restorasi merupakan pengembalian bentuk,warna dan fungsi benda kembali kepada keadaan semula sebelum rusak akibat agen perusak koleksi.

Observasi  merupakan pengamatan menyeluruh pada setiap bagian koleksi menggunakan measurement Tools

1. Digital mouisture Meter

2. RH Meter

3. PH indicator

4. Lux Meter

5. Digital microscope

Identifikasi Faktor perusak koleksi:

1. Akumulasi debu

2. Kelembapan dan Temperatur Yang fluktuatif

3. Radiasi sinar uv

4. Fungial infected

Berdasarkan identifikasi tersebut perlu dilakukan tindakan interprentif/kuratorial terhadap koleksi

Tindakan Yang dilakukan

1. Mekanikal Treatment pengangkatan debu

2. Mematikan Dan mengangkat jamur Yang menginfeksi koleksi

3. Melakukan tindakan restorasi secara perlahan dan hati-hati.

Melalui restorasi koleksi diharapkan kondisi koleksi yang rusak dapat kembali seperti semula. Tentunya dengan koleksi yang lebih terawat secara tidak langsung museum ikut berperan dalam menjaga kelestarian warisan sejarah. Selain menjaga kelestarian warisan sejarah, bukankah koleksi yang terawat akan lebih enak dipandang dan tidak mudah rusak?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Post

RSS
Follow by Email
WhatsApp
× Perlu Bantuan?