
Bandung, 2 Juni 2026 – Persiapan penyelenggaraan Festival Edu Heritage 2026 terus dimatangkan melalui rapat koordinasi yang melibatkan panitia pelaksana dan berbagai pihak terkait. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan seluruh rangkaian acara dapat berjalan dengan baik serta memberikan pengalaman edukatif dan inspiratif bagi masyarakat.
Rapat koordinasi ini dipimpin langsung oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Bisnis, Prof. Dr. phil Yudi Sukmayadi, M.Pd. dan dihadiri oleh perwakilan dari tiap fakultas dan Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Bandung. Kegiatan ini diselenggarakan di Gedung Partere Ruang Rapat Lantai 4, membahas berbagai aspek penting dalam penyelenggaraan festival, mulai dari konsep acara, susunan program, teknis pelaksanaan, promosi, hingga pembagian tugas setiap bidang kepanitiaan. Melalui forum ini, seluruh pihak berupaya menyatukan visi dan memperkuat sinergi demi menghadirkan festival yang berkualitas dan berdampak positif bagi masyarakat.
Festival Edu Heritage 2026 dirancang sebagai ruang kolaborasi yang menggabungkan unsur pendidikan, sejarah, budaya, dan kreativitas. Berbagai kegiatan menarik direncanakan hadir dalam festival ini, seperti pertunjukan seni budaya, lomba-lomba edukatif, tur museum, bazaar produk kreatif, serta aktivitas interaktif yang dapat diikuti oleh peserta dari berbagai usia.
Dalam rapat tersebut, panitia juga membahas strategi pelibatan komunitas, institusi pendidikan, pelaku budaya, serta mitra kerja sama yang akan mendukung suksesnya penyelenggaraan festival. Selain itu, kesiapan sarana dan prasarana, tata kelola pengunjung, dokumentasi, hingga publikasi digital menjadi perhatian khusus agar pelaksanaan acara dapat berlangsung secara optimal.
Ketua penyelenggara, Prof. Dr. Leli Yulifar, M.Pd. menyampaikan bahwa Festival Edu Heritage 2026 tidak hanya menjadi ajang hiburan edukatif, tetapi juga sarana untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian warisan budaya dan sejarah pendidikan Indonesia. Melalui berbagai program yang disuguhkan, festival ini diharapkan mampu mempererat hubungan antara museum, dunia pendidikan, komunitas, dan masyarakat luas.
Rapat koordinasi berlangsung dengan penuh semangat dan menghasilkan sejumlah kesepakatan terkait tahapan persiapan yang akan dilaksanakan dalam beberapa bulan ke depan. Setiap bidang kepanitiaan diberikan tanggung jawab untuk menindaklanjuti hasil rapat guna memastikan seluruh kebutuhan festival dapat terpenuhi sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Dengan persiapan yang semakin matang dan dukungan dari berbagai pihak, Festival Edu Heritage 2026 optimistis akan menjadi salah satu agenda unggulan yang menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan, memperkenalkan kekayaan warisan budaya, serta memperkuat peran museum sebagai pusat edukasi dan pelestarian sejarah bagi generasi masa kini dan masa depan.