Lompat ke konten

KOLABORASI PRAKTIK SELLING KEWIRAUSAHAAN SOSIAL BERBASIS DIGITAL MARKETING, PRODI PENDIDIKAN SEJARAH DAN MUSEUM DIKNAS UPI HADIRKAN PEMBELANJARAN NYATA

Program Studi Pendidikan Sejarah UPI yang diinisiasi oleh Prof. Dr. Leli Yulifar, M.Pd. dan Muhammad Abror Amanullah, M.Pd. dalam mata kuliah kewirausahaan sosial dan digital marketing dalam pembelajaran sejarah bekerja sama dengan Museum Pendidikan Nasional UPI dalam pelaksaan praktik selling sebagai bagian dari penguatan pembelajaran mahasiswa di luar kelas.

Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan kewirausahaan sekaligus memahami strategi pemasaran digital yang relevan dengan perkembangan industry kreatif dan budaya saat ini. Melalui praktik langsung, mahasiswa diajak untuk merancang konsep promosi, membuat konten digital, hingga memasarkan produk melalui platform media sosial.

Kolaborasi tersebut tidak hanya berfokus pada aspek penjualan, tetapi juga menanamkan nilai kewirausahaan sosial yang mengedepankan kreativitas, kolaborasi, dan dampak positif bagi masyarakat. Museum hadir sebagai ruang belajar kontekstual yang memungkinkan mahasiswa memahami bagaimana institusi budaya dapat dikelola secara inovatif melalui pendekatan digital marketing.

Dosen dan pengelola museum berharap kegiatan ini dapat meningkatkan keterampilan komunikasi, manajemen promosi, serta kemampuan adaptasi mahasiswa terhadap perkembangan teknologi digital. Selain itu, Museum Diknas UPI juga membuka peluang kerja sama untuk memasarkan produk hasil karya mahasiswa dari mata kuliah tersebut di Ruang Souvenir Museum Diknas UPI. Program ini juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara dunia akademik dan institusi museum dalam menghadirkan pembelajaran yang aplikatif dan relevan.

Melalui kerja sama ini, mahasiswa diharapkan mampu mengimplementasikan pengetahuan sejarah dalam bentuk inovasi kreatif yang memiliki nilai edukatif sekaligus ekonomis, sehingga museum tidak hanya menjadi ruang pelestarian sejarah, tetapi juga pusat pengembangan kreativitas generasi muda.