News Mengenal Augmented Reality Yang Dipergunakan Dalam Penyajian Koleksi Museum Diknas?

Mengenal Augmented Reality Yang Dipergunakan Dalam Penyajian Koleksi Museum Diknas?

0 Comments 09:56


Kepala Museum Pendidikan Nasional (Museum Diknas) Dr. Leli Yulifar, M.Pd. sedang mencoba AR melalui gawai pintarnya. (8/11/2023)

Teknologi Augmented Reality (AR) pertama kali diperkenalkan oleh Ivan Sutherland pada tahun 1965. Namun, istilah “Augmented Reality” baru digunakan pada tahun 1990 oleh Tim Caudell dan David Mizell ketika mereka mengembangkan sistem AR sebagai medium untuk membantu pekerja pabrik dalam membangun pesawat terbang. Sejak itu, teknologi AR terus berkembang dan digunakan dalam berbagai bidang, termasuk militer, pendidikan, dan hiburan. Pada tahun 2016, game Pokemon Go menjadi fenomena global dan memperkenalkan AR ke khalayak yang lebih luas. Saat ini, AR digunakan dalam berbagai aplikasi, termasuk pemasaran, permainan, dan navigasi. Meskipun banyak orang dan perusahaan yang terlibat dalam pengembangan teknologi AR, tidak ada satu orang atau perusahaan yang dapat dikreditkan sebagai pencipta teknologi AR karena teknologi ini merupakan hasil dari perkembangan teknologi yang terus berkembang dari waktu ke waktu.

Augmented Reality (AR) adalah teknologi yang menggabungkan elemen dunia nyata dengan elemen digital atau virtual, menciptakan pengalaman yang terkaya dan lebih menarik. Dalam AR, informasi atau objek virtual ditampilkan di atas realitas fisik menggunakan berbagai perangkat seperti smartphone, kacamata pintar, atau perangkat khusus lainnya.

Sebagai contoh, Anda mungkin melihat dunia nyata melalui layar ponsel Anda, dan pada layar tersebut, objek atau informasi tambahan dapat muncul, seperti tanda arah, data tentang objek di sekitar Anda, atau elemen-elemen lain yang memperkaya pengalaman.

AR sering digunakan dalam berbagai bidang, termasuk hiburan, pendidikan, perawatan kesehatan, periklanan, dan industri. Perangkat lunak dan aplikasi AR dapat menciptakan pengalaman yang lebih imersif dan interaktif, meningkatkan cara kita berinteraksi dengan dunia di sekitar kita.