
Yogyakarta, 8 Oktober 2026 – Dalam upaya memperkuat hilirisasi hasil riset dan mendorong transformasi digital di bidang permuseuman, Museum Pendidikan Nasional Universitas Pendidikan Indonesia (Museum Diknas UPI) melaksanakan kegiatan uji coba produk digital di Museum Benteng Vredeburg, Yogyakarta.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pengembangan dan pengujian inovasi digital yang dirancang untuk mendukung pengelolaan museum serta meningkatkan kualitas layanan kepada pengunjung. Pelaksanaan uji coba di Museum Benteng Vredeburg menjadi langkah penting untuk melihat potensi penerapan produk digital dalam lingkungan operasional museum yang sesungguhnya.
Melalui kegiatan ini, tim pengembang berkesempatan mengamati kesesuaian produk dengan kebutuhan museum, mengidentifikasi aspek yang perlu disempurnakan, serta memperoleh masukan sebagai bahan evaluasi untuk pengembangan lebih lanjut. Proses pengujian ini diharapkan dapat memastikan bahwa produk yang dikembangkan tidak hanya memiliki nilai inovasi, tetapi juga dapat memberikan manfaat nyata bagi pengelola museum dan masyarakat.
Hilirisasi riset menjadi salah satu langkah strategis dalam menjembatani hasil penelitian dengan kebutuhan praktis di lapangan. Dalam konteks permuseuman, pemanfaatan teknologi digital membuka peluang untuk menghadirkan layanan yang lebih efektif, interaktif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi serta kebutuhan pengunjung.


Dalam kesempatan tersebut, Penanggung Jawab V. Agus Sulistya, M.A. Museum Benteng Vredeburg menyambut baik pelaksanaan uji coba produk digital yang dikembangkan oleh Museum Pendidikan Nasional UPI. Menurutnya, inovasi berbasis teknologi memiliki potensi untuk mendukung pengembangan layanan museum agar semakin adaptif terhadap kebutuhan pengunjung dan perkembangan zaman.
“Pengembangan produk digital menjadi salah satu langkah penting dalam mendorong inovasi di lingkungan permuseuman. Kami berharap kegiatan uji coba ini dapat memberikan masukan yang bermanfaat bagi penyempurnaan produk, sehingga inovasi yang dihasilkan dapat diterapkan secara optimal dan memberikan dampak positif bagi pengelolaan museum maupun pengalaman pengunjung,” ujarnya.
Bagi Museum Diknas UPI, pengembangan produk digital juga menjadi bagian dari komitmen untuk menghadirkan inovasi yang mendukung pemanfaatan koleksi dan penyampaian informasi sejarah secara lebih luas. Pemanfaatan teknologi diharapkan dapat memperkaya pengalaman pengunjung sekaligus memperkuat peran museum sebagai ruang edukasi, pelestarian, dan diseminasi pengetahuan.
Pelaksanaan uji coba di Museum Benteng Vredeburg menjadi salah satu tahapan penting dalam proses penyempurnaan produk sebelum memasuki tahap implementasi lebih lanjut. Hasil evaluasi dari kegiatan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengembangan produk yang semakin sesuai dengan kebutuhan dan tantangan pengelolaan museum di era digital.
Melalui langkah tersebut, Museum Pendidikan Nasional UPI terus berupaya mendorong pemanfaatan hasil riset menjadi inovasi yang aplikatif, sekaligus berkontribusi terhadap penguatan ekosistem permuseuman yang inovatif, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.